FORMULASI SEDIAAN NANO

     
       Nanoteknologi adalah ilmu yang mempelajari benda yang sangat kecil, mulai dari kegunaan dan manipulasinya dalam skala kecil. Dengan kata lain, Nanoteknologi mencakupi desain, produksi dan aplikasi material dalam skala atomik, molecular dan markomolekular untuk memproduksi materi nano yang baru (Hahens, et al., 2007)

Jika membahas terkait sediaan nano, poin penting pembahasan yang tidak penah ketinggalan tentu nanopartikel. Nanopartikel farmasetik didefinisikan sebagai bahan pembawa solid dengan ukuran mikro (diameter kurang dari 100 nm) yang dapat bersifat biodegradable atau tidak. Nanopartikel merupakan gabungan dari nama nanosphares dan nanokapsul..

Tujuan Obat Dibuat Dalam Bentuk Sediaan Nano ?
·         Meningkatkan kelarutan obat yang sukar larut
·         Meningkatkan absorpsi obat didalam membrane seluler
·         Meningkatkan interaksi obat dengan reseptor dan molekul obat
·         Meningkatkan adhesi pada permukaan membrane biologi
·         Mengurangi toksisitas obat
·         Peningkatan karakteristik instrinsik (sifat fisika)

 

 

Nanopartikel Lipid Padat (SLN) ?
      Nanopartikel lipid padat (SLN) diperkenalkan pada tahun 1991 merupakan sistem pembawa alternatif untuk pembawa koloid tradisional seperti – emulsi, liposome dan polimer mikro – dan nanopartikel. Untuk SLN sendiri merupakan pembawa koloid sub-mikron mulai dari 50 hingga 1000 nm, yang terdiri dari lipid fisiologis, tersebar dalam air atau dalam larutan surfaktan berair. Untuk mengatasi kerugian terkait keadaan cairan dari tetesan minyak, maka itulah lipid cair digantikan lipid padat, yang pada akhirnya menjadi nanopartikel lipid padat.
        Alasan meningkatnya minat dalam sistem berbasis lipid padat diantaranya :
·         Meningkatkan bioavailabilitas oral dan mengurangi variabilitas profil plasma
·         Karakterisasi eksipien lipid yang lebih baik
·        Peningkatan kemampuan untuk mengatasi masalah transfer teknologi dan                         peningkatan  produksi

 

 

 

Nanopartikel lipid padat salah satu sistem pembawa koloid potensial baru sebagai bahan alternatif untuk polimer yang identik dengan minyak dalam emulsi air untuk nutrisi parenteral, tetapi lipid cair emulsi telah digantikan oleh lipid padat.

 

     Ini adalah salah satu pendekatan yang paling populer untuk meningkatkan ketersediaan hayati oral dari obat-obatan yang mempunyai kelarutan yang buruk dalam air. SLN (Nano Partikel Padat) ini menggabungkan semua keuntungan dari nanopartikel baik dalam berupa polimer, emulsi lemak dan liposome.

Berikut ini beberapa keuntungan SLN (Nano Partikel Padat) : Kontrol dan atau target pelepasan obat, biokompatibilitas sangat baik, memperbaiki stabilitas obat kandungan obat yang tinggi dan dapat ditingkatkan, mudah ditingkatkan dan disterilkan, peningkatan bioavailabilitas senyawa bioaktif yang terperangkap, jauh lebih mudah untuk diproduksi daripada nanopartikel, biopolymer, tidak diperlukan pelarut khusus.

 

     Disisi lain juga terdapat kerugian SLN (Nano Partikel Padat) : Kapasitas pemuatan obat yang buruk,  pengusiran obat setelah transisi polimer selama penyimpanan, kadar dispersi air yang relatif tinggi (70-99,9%), rendahnya kapasitas untuk memuat obat hidrofilik karena efek partisi selama proses produksi serta pertumbuhan partikel.

Literatur :

Tungadi, Robert. 2020. Teknologi Nano Sediaan Liquida Dan Semisolida. Jakarta : CV. Sagung Seta.

Naito, Makio. dkk. 2018. Nanoparticle Technology Handbook. United Kingdom : Joe Hayton.

Hasan, Zainal. dkk. 2012. Penerapan Teknologi Nanopartikel Untuk Sediaan Obat Antibiotik Berbasis Bahan Alam, Propolis Trigona spp), Chem. Prog. Vol. 5, no. 1, hh. 1-6.

Martien, Ronny. dkk. 2012. Perkembangan Teknologi Nanopartikel Sebagai Sistem Penghantaran Obat, Majalah Farmaseutik, vol. 8, no. 1, hh. 133-144.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *